Mitospedia Persia - Dewa-Dewi Yazata
SAOSHYANT – DIA YANG AKAN MEMPERBAHARUI DUNIA
Nama lain : Saohyant, Sou-shyuhnt, Sorush, Srosh, Sroshdatak
Ras : Yazata / Amesha Spenta
Arti Nama : Ia yang membawa manfaat bagi dunia, Kepatuhan.
Berpihak Pada : Ahura Mazda
Peran : Hakim Pengadilan Alam Baka (bersama Rashnu dan Mithra),
Pelindung Para Jiwa yang beranjak ke Rumah Lagu, dan Mesias Akhir Zaman.
Saoshyant adalah satu dari tiga hakim Pengadilan Jiwa bersama dengan
Mithra dan Rashnu. Di antara para Yazata ia adalah yang paling ‘baik’
hubungannya dengan Vayu-Vata dengan memberikan Vayu-Vata ‘kesibukan’
untuk jadi satpam Pengadilan Jiwa sehingga tidak semua jiwa tumpah ruah
ke dalam pengadilan.
Di antara para Yazata juga ia adalah yang
paling ‘sibuk’. Kenapa? Karena setelah selesai mengadili jiwa-jiwa, ia
harus memastikan jiwa orang-orang benar yang hendak mencapai ‘Rumah
Lagu’ tidak dimakan oleh Aesma Daeva. Selain itu ia juga aktif membantu
Mithra melawan para Daeva di muka bumi dan terkadang turut membantu
Zoroaster untuk memperkenalkan konsep ‘asa’ – kebenaran pada umat
manusia. Sepeninggal Zoroaster pun ia kadang masih melakukan hal ini.
==MESIAS DI AKHIR ZAMAN==
“Tiga puluh tahun sebelum perang besar terjadi, seorang perawan bernama
Eredat-fedhri (Penolong Agung) dan biasa dipanggil sebagai ‘Sang
Pemahat Tubuh’ akan masuk ke dalam danau Kansava. Di dalam air ini, sang
gadis, yang belum pernah dijamah oleh pria manapun akan menerima
pengetahuan agung. Saat itulah putranya lahir, dan anak ini takkan
menyusu dari ibunya, tubuhnya akan bersinar bak matahari, dan ia
memiliki kemuliaan agung seorang Khwarenah. Selama 57 tahun berikutnya
ia hanya akan hidup hanya dengan makan tetumbuhan (17 tahun), hanya
minum air (30 tahun), dan selama 10 tahun terakhir ia hanya akan memakan
‘makanan spiritual’.”
(Kitab Denkard 7.10.15)
Zoroasterisme mempercayai bahwa waktu di dunia ini terbagi ke dalam empat masa :
• Periode Pertama (3000 tahun) – penciptaan manusia
• Periode Kedua (3000 tahun) – pemusnahan ras manusia oleh Azhi-Dahaka
dan Angra Mainyu, Yazata mencoba merestorasi kehidupan di bumi.
• Periode Ketiga (3000 tahun) – Restorasi kehidupan di bumi selesai, Azhi-Dahaka dikurung.
• Periode Keempat (3000 tahun) – Setiap 1000 tahun sekali lahir seorang
utusan yang akan menyelamatkan umat manusia dari kehancuran (mesias).
Utusan pertama bernama Hushedar, yang kedua Hushedarmah, dan yang ketiga
adalah Saoshyant. Azhi-Dahaka bebas dan perang akhir zaman pun terjadi
Di masa 1000 tahun terakhir ini akan lebih banyak orang jahat
dibandingkan orang benar dan pada masa ini Saoshyant akan menitis
menjadi anak dari seorang gadis perawan bernama Eredat-fedhri. Ia akan
hidup layaknya pertapa dan saat perang akhir zaman terjadi ia dan Ahura
Mazda akan berhadap-hadapan dengan Angra Mainyu. Saat ia memenangkan
perang ini, ia (dan dua rekan hakimnya mungkin) akan melemparkan seluruh
pengikut Angra Mainyu (manusia ataupun Daeva) ke dalam api abadi yang
penuh ratapan dan erangan. Angra Mainyu sendiri akan terusir ke dalam
kegelapan abadi dan takkan pernah bisa kembali lagi.
==SISTER COMPLEX==
Saoshyant memiliki seorang adik perempuan bernama Ard – dewi
keberuntungan yang tidak beruntung. Ard dicintai banyak dewa dan
manusia karena kecantikannya namun Ard hanya tertarik pada Atar, namun
karena Atar tengah bertugas menjaga Azhi-Dahaka dan takkan muncul
kembali sampai akhir zaman, Ard pun memutuskan untuk tidak menikahi pria
manapun. Hasilnya? Banyak pria – baik manusia maupun Daeva – yang
berebut untuk memikat hati Sang Dewi. Melihat hal inipun Saoshyant
mengawal Ard dengan ketat, dan siapapun pria mata keranjang yang berani
mendekati Ard siap-siap saja dihajar oleh Saoshyant. Tidak jelas apakah
motivasi Saoshyant murni melindungi hubungan Atar-Ard atau dia tidak
rela melihat adiknya kawin. Yah ... tampaknya di antara dewa pun ada
yang punya kelainan ‘sister complex’ yah?
==TRIVIA==
•
Karena ia turut melawan ‘7 besar Daeva’, ia kadang digolongkan juga
sebagai Amesha Spenta – menggantikan posisi Spenta Mainyu – yang
ternyata adalah Ahura Mazda sendiri.
• Saoshyant adalah satu-satunya Yazata yang pernah menitis dalam wujud manusia.
• Entah bagaimana tapi kisah kelahiran Isa (Yesus) dengan kelahiran Saoshyant sangat mirip.
• Konsep Pengadilan Terakhir Zoroaster mirip dengan konsep Pengadilan Terakhir Agama-Agama Samawi.
Sumber artikel:
Facebook Page Le Chateau de Phantasm
http://www.facebook.com/LCDP.Official
1 comment:
Yang menyambut Yesus pun 3 raja majusi atau zoroaster...ini fakta.dan abad ini dia akan kembali.dia yg dijanjikan
Post a Comment