Selamat Datang, Para Penjelajah!

Bersiaplah untuk menjelajahi dunia ciptaan imajinasi dari para pencipta dunia dari Indonesia. Dunia-dunia penuh petualangan, keajaiban dan tentunya konflik antara kebaikan dan kejahatan. Maju terus para penulis fantasi Indonesia! Penuhi Takdirmu!

Fantasy Worlds Indonesia juga adalah blog resmi dari serial novel, komik, game dan multimedia FireHeart dan Evernade karya Andry Chang yang adalah versi Bahasa Indonesia dari NovelBlog berbahasa Inggris Everna Saga (http://fireheart-vadis.blogspot.com) dan FireHeart Saga (http://fsaga.blogspot.com)

Rubrik Utama Fantasindo

25 March 2013

Klasifikasi Fiksi Fantasi - Djokolelono




Mythopoeia - Yggdrasil

MARI BERFANTASI MENGUFAS FANTASI

Makalah oleh: Djokolelono

Untuk Event Talk Show “Berfantasi Tidak Dilarang”

Edisi Weblog oleh: Andry Chang


Bagian 2: Klasifikasi Fiksi Fantasi



Dalam karya tulis, saya fantasikan ada beberapa macam dan jenis fiksi fantasi:

1.      Mythopoeia (High Fantasy)

Ini fantasi yang akhirnya diterima sebagai mitos. Boleh dibilang, ini fantasi pembuat mitos. Mitos sendiri adalah suatu cerita tradisional mengenai sejarah masa lampau tentang suatu kejadian atau peristiwa sosial dan biasanya melibatkan tokoh atau kejadian supranatural.

Mitologi Yunani
Mitos Gunung Tangkuban Prahu, misalnya. Secara Ilmiah, dataran Bandung, katanya, berasal dari sebuah danau raksasa. Mungkin kemudian seseorang di zaman dahulu kala membuat kisah fantasi tentang Sangkuriang dan yang lainnya. Begitu piawainya penceritaan fantasi ini hingga akhirnya orang menerima dan  percaya bahwa bisa saja itu terjadi.

Dalam sastra dunia ada Lord of the Rings di mana J.R.R. Tolkien berhasil tidak saja membuat suatu mitos asli dan buatan, juga bahasa, kebudayaan dan geografi fantasi.

Chronicles of Narnia dari C.S. Lewis juga termasuk di sini. Dalam film, ada Star Wars-nya George Lucas yang menciptakan mitos berdasarkan bumbu-bumbu yang “diterima” sebagai mitos – The Force, Jedi, Darth Vader dan lainnya seolah adalah gabungan dari kisah Raja Arthur, Mahabharata, cerita-cerita silat dan sebagainya. Harry Potter karya J.K. Rowling bisa juga dimasukkan di sini.





2.      Fantasi Kontemporer (Low Fantasy atau Kombinasi Low & High Fantasy)

Fantasi ini berdasarkan setting yang ada di dunia nyata, di zaman yang sekarang sedang berlaku. Di sini keajaiban bisa terjadi mungkin dari makhluk gaib atau orang sakti yang tersesat ke dunia kita dari dunia lain, ataupun tokoh dari dunia kita ke dunia lain.

Dunianya mungkin adalah jagad yang sama sekali baru atau gabungan dunia nyata dan dunia fantasi. Contoh “dunia gabungan” ini adalah Harry Potter J.K. Rowling, yang “dunia”-nya seakan ada, namun tersembunyi dalam dunia nyata. Diagon Alley di London dan sebagainya.

Komik-komik Amerika seperti Mighty Thor yang menggabungkan Asgard dan New York bisa termasuk di sini.

Harry Potter - Fantasi Kontemporer


3.      Fantasi Anak-anak dan Remaja (Low/Medium/High Fantasy)

Ini adalah sastra remaja dan anak-anak dengan unsur fantasi di dalamnya. Tokohnya biasanya anak-anak atau remaja yang mempunyai kemampuan unik, benda atau bahkan bersahabat dengan tokoh lain yang memiliki kelebihan untuk mengalahkan lawan-lawan yang lebih kuat. Harry Potter adalah ahli sihir yang masih remaja. Contoh lainnya adalah: Alice in Wonderland, The Hobbit, Narnia, Charlie and the Chocolate Factory, Eragon. Percy Jackson and the Olympians dan banyak lagi.



4.      Fantasi Urban (Medium/Low Fantasy)

Fantasi urban adalah karya fantasi yang settingnya kota dan kehidupan di kota dan melibatkan aspek-aspek fantasi. Ekstrimnya misalnya kedatangan alien, munculnya makhluk mitologikal, manusia berdampingan dengan makhluk paranormal, konflik antara manusia biasa dan makhluk paranormal dan sebagainya.



5.      Membangun Dunia Baru (High Fantasy)

Di sini yang terjadi adalah pembentukan dunia imaginer yang lengkap segala-galanya: geografinya, cuacanya, sejarahnya, penduduknya, bahkan jagad rayanya. Semuanya dibangun sesuai ceritanya. Ini bisa dilakukan dengan dasar ilmiah atau kegaiban, atau gabungan keduanya. Ditentukan juga bahasa dan agamanya, adat-istiadat penduduk, dunia fauna dan floranya.

Contoh dari Fiksi Fantasi Indonesia: Vandaria, Ther Melian, Xar dan Vichattan

Contoh dari karya-karya yang mendunia: Middle-Earth, Narnia, Earthsea



6.      Fantasi Jagad Paralel (Medium/High Fantasy)

Jagad paralel adalah suatu jagad yang secara keseluruhan mirip dengan jagad kita tapi punya hukum-hukum alam yang sangat berbeda – dan hadir dalam waktu yang bersamaan. Kedua jagad itu bisa saja berhubungan, bisa juga tidak.

Dalam fantasi tempo dulu, jagad seperti ini sudah ada – surga, neraka, Olympus, kahyaangan, Valhalla. Semuanya itu adalah jagad yang paralel dengan jagad kita. Di fantasi modern jagad seperti ini tampil dan digunakan oleh tokoh cerita dari fantasi pengarang ke fantasi realitas. Perbedaan antara fiksi ilmiah dan fantasi makin kabur saat jagad kita adalah bagian dari jagad paralel yang kita kembangkan.

Apalagi jika keduanya bertemu. Seorang tokoh di dunia yang satu, mungkin punya tokoh yang sama dengannya di dunia yang lain – tapi berbeda sifat dan kepribadiannya. Di dunia yang satu Jepang kalah perang, di dunia lainnya Kaisar Jepang menguasai dunia, dan sebagainya. 
Contoh Jagad Paralel: Terra Everna oleh Andry Chang

Contoh di Fiksi Fantasi Indonesia adalah jagad yang dikembangkan Andry Chang: Everna (FireHeart Saga). Konsep yang dianut adalah dunia paralel, yang berada di dimensi yang berbeda dari Planet Bumi yang nyata.

Contoh karya mendunia: Bumi Alternatif (His Dark Materials, Philip Pullman, Fantasi) dan Star Trek (Sci-Fi).

Kembali ke Bagian 1: Definisi Fantasi
Lanjut ke Bagian 3: Menulis Fiksi Fantasi
Sumber gambar: Wikipedia, Blog Fireheart-Vadis.blogspot.com, Scholastic

No comments:

Berita Antar Dunia

Pusat Berita Dunia-Dunia