Bersiaplah untuk menjelajahi dunia ciptaan imajinasi dari para pencipta dunia dari Indonesia. Dunia-dunia penuh petualangan, keajaiban dan tentunya konflik antara kebaikan dan kejahatan. Maju terus para penulis fantasi Indonesia! Penuhi Takdirmu!
Fantasy Worlds Indonesia juga adalah blog resmi dari serial novel, komik, game dan multimedia FireHeart dan Evernade karya Andry Chang yang adalah versi Bahasa Indonesia dari NovelBlog berbahasa Inggris Everna Saga (http://fireheart-vadis.blogspot.com) dan FireHeart Saga (http://fsaga.blogspot.com)
Frigga
(Frigg, Freig, Fricka), istri Odin, dianggap Bunda semua makhluk, dan
pelindung anak-anak. Dia adalah dewi yang memutar bilah kayu penenun
benang suci kehidupan, dan dikatakan
dapat melihat masa depan, meskipun ia sendiri tidak pernah berbicara
tentang hal itu pada siapapun. Beberapa orang percaya bahwa hari Jumat
(Friday) dinamakan dari namanya (Freig) bukan dari Freya. Frigga adalah
ibu dari Thor dan Baldr.
Peran Frigga dalam mitologi sangat
minor dan sulit ditemui. Salah satu puisi Nordik, Ynglinga Saga, hanya
menyebutkan dirinya sebagai ‘milik Odin’ yang ‘dipakai’ oleh Vili dan
Ve ketika Odin pergi meninggalkan Asgard untuk waktu yang lama.
Odin memiliki dua saudara. Seorang bernama Ve, dan yang lain Vili.
Saudaranya ini memerintah dunia ketikaia pergi. Suatu ketika Odin pergi
sangat lama, membuat segenap Æsir percaya bahwa ia takkan kembali. Dua
saudaranya kemudian membagi dua seluruh harta warisannya, kecuali
istrinya – Frigga – yang mereka 'pakai' bersama. Tapi tak berapa lama
setelah mereka melakukan itu, Odin kembali dan mengambil istrinya
kembali.
PERTENTANGAN DENGAN HEL
Dalam cerita
rakyat yang berkembang di daerah Skandinavia, Frigga suatu ketika
melihat seorang anak perempuan bernama Hilda yang tengah sakit keras dan
hampir mati. Frigga memasuki pikiran anak itu dan mendapati bahwa si
anak adalah anak yang ceria dan selalu membawa keceriaan di
lingkungannya. Iba atas nasib anak ini, ia segera memanggil Eir – dewa
pengobatan – untuk menyembuhkan anak itu. Namun Eir mengaku tidak bisa
menyembuhkannya karena itu sudah menjadi takdir yang digariskan Norns
(tiga wanita pengatur takdir).
Merasa tidak berguna dan putus
asa akan jawaban itu, Frigga turun ke dunia, ke tempat di mana anak itu
tengah terbaring dalam sakratul maut. Di sana ia melihat ayah si anak
tak henti-hentinya memohon pertolongan Odin untuk menyembuhkan anak itu,
sementara si ibu tampak berusaha tegar mendampingi anaknya di samping
tempat tidurnya. Dalam hati Frigga ingin sekali menolong mereka, tapi
Norns sudah menggariskan anak itu mati sehingga yang bisa ia lakukan
hanya berdiri dengan frustasi di sudut ruangan.
Lalu datanglah
Hel, dewi kematian, ke tempat itu. Hel menyindir Frigga dengan
menanyakan apa maksud kehadiran Ratu Asgard di tempat itu sambil
menegaskan bahwa perannya adalah mencabut nyawa semua orang yang mati
karena sakit dan usia tua. Frigga hanya diam saja, sampai kemudian Hel
menarik paksa jiwa Hilda dari tubuhnya. Hilda meronta dan menjerit-jerit
melihat sosok Hel yang sosoknya adalah separuh mayat itu, tapi tanpa
mempedulikan reaksi Hilda, Hel terus menarik Hilda untuk ia bawa ke alam
kematian.
Namun tanpa diduga-duga Frigga menarik anak itu dari
tangan Hel, Hel sempat memprotes tindakan itu dan berniat mengadukan
Frigga kepada Odin. Tapi Frigga bersikeras dan bersumpah bahwa sejak
saat itu seluruh anak yang tak berdosa yang mati sebelum mereka
beranjak dewasa – entah mati dengan cara apa – akan tinggal bersamanya
di Fensalir.
KEMATIAN BALDR
Baldr mengaami
beberapa kali mimpi yang memperlihatkan kematiannya dan
memberitahukannya kepada beberapa Æsir. Karena kepopulerannya di antara
Æsir, para Æsir akhirnya berkumpul bersama di sebuah forum – membahas
cara menyelamatkan Baldr dari takdir yang tidak menyenangkan itu.
Frigga, ibunya, akhirnya pergi ke seluruh dunia dan memaksa seluruh alam
– termasuk di ataranya : penyakit, racun, elemen alam (api, es, logam,
batu, dan angin), semua manusia dan seluruh makhluk hidup – mengambil
sumpah kepadanya bahwa tak satupun dari mereka akan menyakiti Baldr.
Segera setelah seluruh alam mengangkat sumpahnya, Æsir menyadari bahwa
kini Baldr kebal terhadap segala jenis senjata sehingga mereka
melemparinya dengan seluruh senjata mereka, beberapa bahkan melemparinya
dengan batu namun tak satupun yang dapat melukainya.
Loki
yang menyaksikan hal ini menjadi frustasi sehingga ia merubah dirinya
menjadi sesosok wanita dan mengunjungi Frigga di tempat tinggalnya :
Fensalir. Di sana Frigga bertanya kepada wanita itu : ‘apakah ia tahu
apa yang telah terjadi di forum?’. Wanita itu menjawab bahwa di sana
para Æsir telah melempari Baldr dengan segala senjata dan batu namun
ia tampak tidak terpengaruh. Frigga menanggapi bahwa kini tak ada
satupun di dunia ini yang bisa menyakiti Baldr, karena ia telah
mengambil sumpah dari semua yang ada di alam raya.
Wanita itu bertanya apakah sudah semua halyang ada di dunia ini diambil sumpahnya oleh Frigga dan Frigga menjawab : "Ada sebuah tunas kayu tumbuh di barat Valhalla. Namanya mistletoe, dan kurasa ia masih terlalu muda untuk kuambil sumpahnya.”
Segera sesudah Frigga mengatakan ini, wanita itu menghilang. Loki
kemudian mencari sebatang mistletoe, mematahkannya menjadi sebentuk
tongkat lalu kembali ke forum. Di sana ia menemui Höðr – saudara Baldr
yang buta – dan karena ia buta, ia hanya duduk diam di sudut forum. Loki
lalu menawarkan bantuan kepada Höðr untuk menghormati Baldr dengan
melemparkan sesuatu kepadanya. Loki memberi Höðr mistletoe yang telah ia
bawa dan berdasarkan aba-aba dari Loki, ia melempar benda di tangannya
ke arah Baldr. Tumbuhan mistletoe itu menembus tubuh Baldr dan dewa itu
tewas seketika.
Damar Wulan
-
*Damar Wulan and the Gada Wesi Kuning: A Javanese Legend of Heroism, Love,
and Destiny*
Edisi Indonesia: Damar Wulan dan Gada Wesi Kuning*Folklore from Ea...
Vice: Project Doom (NES) Playthrough
-
For more in BJ Vadis' World, visit http://vadisworld.blogspot.com and
http://vadis.multiply.com. Thankx very much!
SAYEMBARA NOVELA BASABASI 2022: KATASTROFE
-
Ketentuan umum: Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun;
Naskah tidak sedang diikutkan dalam lomba lain; Naskah merupakan […]
Extra Adventure IV: Senandung
-
Raymond Thorn mengira dirinya sudah gila ketika mendengar sayup-sayup suara
senandung merdu yang bergema di dalam helm *powersuit* yang dia kenakan.
Praj...
Chrysant 3 – Disewakan lantai 15
-
2 kamar tidur 2 ac kitchen set 1 ranjang besar tv lcd sofa lemari baju
kamar anak masih kosong Rp2.500.000,-/ bulan (minimal sewa 3 bulan) Rp
22.000.000,-/...
-
EVERNA Monstropedia Espers (Deities) from Quezal Update: Oct 19, 2015
Source from Wikipedia:
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Legendary_creatures_of_the_Arg...
Recipe of the Day: Pasta and Corned Beef Casserole
-
I am a lazy mom. I don't like to spend hours in the kitchen. When my kids
demand food, I usually try to make the easiest dishes.
This one probably takes ...
Stiker Termos Berlian~~
-
Originally posted on Die Nachtjäger:
LINE. Apps chat gratisan yang saya demen, terlepas kadang keki sama
beratnya. Kenapa? KARENA STAMP/STIKERNYA LUCU-LUCU!...
Sayap-sayap dua warna. Kembali ke awal.
-
Goresan keduabelas
(Jalan menuju Neraka)
Minggu, 09 Oktober 2011
Di angkasa yang mulai dipenuhi awan bergemuruh malam itu, dua sosok dengan
satu sayap me...
Kota Bersahabat
-
Saya baru saja kembali dari perjalanan ke Yogyakarta dan Magelang. Sudah
lama saya tidak ke daerah Jawa Tengah Jawa Timur sana, sehingga tidak
menyadari be...
TANRIL "Sempet" Masuk Nominasi Khatulistiwa Award
-
Khatulistiwa Literary Award telah merilis daftar panjang (10 besar) karya
yang sedang dijaring untuk dipilih masing-masing satu pemenang. Seperti
sebelum...
The book of Names
-
The Book of Names
[image: Photobucket]
Sampul
Sampul dari buku ini bisa dibilang cukup menarik. Judul yang tertulis
besar-besar di bagian tengah terlihat s...
Gambang Djakarte: Firman Muntaco
-
Firman Muntaco, sebuah nama yang melegenda di masyarakat betawi. Namun nama
yang sekarang seakan tenggelam di kelamnya dunia sastra Indonesia. Dunia
sastra...
Si Jago Merah (resensi)
-
Sekarang saatnya satu lagi film Indonesia yang akan kena resensi..hehehe....
Pertama saat ngeliat tampilan gambar di bioskop-bioskop, jujur gue langsung
be...
Chapter 1 - A Day of Peace
-
Di negeri Elensia, selalu ada kedamaian. Setiap pagi, burung berkicau dan
ayam berkokok. Semua senang, tidak terkecuali Elfriad, penjaga perbatasan
daerah ...
Bab I : Penciptaan Langit dan Bumi
-
Adalah dua Kekuatan besar yang muncul dari dalam Ketiadaan. Terang dan
Gelap bersatu tanpa bercampur menciptakan Langit yang hampa dan Bumi yang
padat. Be...
No comments:
Post a Comment