Damar Wulan
-
*Damar Wulan and the Gada Wesi Kuning: A Javanese Legend of Heroism, Love,
and Destiny*
Edisi Indonesia: Damar Wulan dan Gada Wesi Kuning*Folklore from Ea...
6 days ago
NIBIRU DAN KESATRIA ATLANTIS
Penulis: TASARO GK
Penerbit: Metamind, Imprint dari Penerbit Tiga Serangkai, Solo
Desain sampul & isi: Rendra TH
Ilustrator: Bayu Aryo D.
Editor: Sukini
Format: 692 Halaman, Hard Cover
Unduh Kamus Bahasa Kedhalu di sini: http://kamuskedhalu.4shared.com
Baca juga review "Nibiru dan Kesatria Atlantis" lainnya di sini:Penulis : Tasaro GK
Editor : Sukini
Disain Sampul & : Rendra TH
Isi
Penata Isi : Ikhsan
Ilustrartor : Bayu Aro D
ISBN : 978-979-084-346-2
Halaman : 692
Penerbit : Tiga Serangkai
Na nyaki ngidiymany nyedpanyu bhekedhthi thedhnyakngak Nyisedhanyil
Thuyngupmany nyedpanyu ganyanyi nyadiy
Thayany woyjadpaymany ngidhilu
Nyanyidh cangimany nyebh
(mantra mendinginkan api, menaiki angin, mengguncangkan bumi, membekukan air )
Kisah mengenai Nibiru sudah dikenal penduduk Pulau Kedhalu sejak dahulu. Kisah itu sering menjadi bahan pembicaraan Empat Keparat Kecil, Dhaca Suli yang mampu menundukkan angin, Sothap Bhepami si badan sekebal baja, Nyithal Sadeth bertenaga besar, serta Muwu Thedmamu yang menguasai air serta mampu menghilang. Empat sahabat dari Pulau Kedhalu bagian selatan.
Pulau Kedhalu merupakan sebuah pulau yang unik. Keistimewaan Pulau Kedhalu adalah selubung gaib yang meolak serangan dari luar dan menawan setiap warga untuk keluar serta tradisi olah tubuh penduduknya yang mampu mendatangkan kekuatan tanpa batas. Kemampuan itu disebut Pugabha, berarti kuasa. Dengan berlatih secara disiplin serta ketat dalam waktu yang lama, Pugabha seseorang bisa meningkat menjadi kekuatan luar biasa, bisa dimanfaatkan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain atau untuk menyerang!
Ada 8 macam Pugabha, namun umumnya setiap orang hanya menguasai satu jenis saja. Sangat sedikit orang Kedahlu yang memiliki pengetahuan mengenai kehidupan di luar pulau.Secara turun temurun mereka dilatih untuk berpuas diri terhadap kehidupan yang dimilikinya. Pembagian Pulau Kedhalu juga dijabarkan dengan terinci namun tidak membosankan.
Wilayah pulau ini terbagi dalam 2 bagian besar yaitu wilayah Utara dan Selatan. Walau hidup berdampingan, namun sebenarnya penduduk kedua wilayah itu saling bermusuhan. Memang permusuhan tidak diperlihatkan secara nyata dalam ajang aduk fisik, tapi terlihat dari sikap yang diperlihatkan serta sindiran dan ejekan yang terlontar.
Kedua bagian pulau hidup layaknya saudara kembar beda nasib. Penduduk wilayah Utara hidup dengan gemerlap dan kemewahan. Jika ada yang mampu memliki 2 atau lebih Pugabha, bisa dipastikan pastilah ia orang Kedhalu Utara. Sangat kontras dengan penduduk selatan yang mengandalkan kekuatan fisik dan kesederhanaan. Selatan sendiri dibagi lagi menjadi wilayah Munyadh yang 'toleran' dengan Utara, Tedhany yang tidak mau berurusan dengan Utara, dan Sagany yang hidup terisolasi dalam kegelapan.
Warga pulau sangat mengenal kisah mengenai Nibiru sejak dahulu . Jika Nibiru muncil, semua peradaban akan hancur. Kisah itu sering menjadi bahan pembicaraan Empat Keparat Kecil, Dhaca Suli yang mamapu menundukkan angin, Sothap Bhepami si badan sekebal baja, Nyithal Sadeth bertenaga besar, serta Muwu Thedmamu yang menguasai air serta mampu menghilang. Empat sahabat dari Pulau Kedhalu bagian selatan.
Selama ini kisah Nibiru hanya digunakan untuk menakut-nakuti anak-anak. Tak ada yang menyadari jika hitungan tahunnya segera tiba! Setiap 5.013 tahun akan terjadi kebangkitan Nibiru. Kebangkitan Nibiru justru baru disadari sejak terjadi serentetan peristiwa yang menimpa Dhaca Suli. Mulai darii diserang makhluk aneh, penculikan ayahnya serta mimpi-mimpi aneh yang selalu menghantui dirinya.
Sejak saat itu dan selama sekian tahun ke depan, kita akan diajak mengikuti sepak terjang Dhaca, Sothap, Nyithal dan Muwu melindungi bumi dari kehancuran ^_^
--------------------------------------------------------------------------------------
Ribuan tahun sebelum Avatar pertama lahir, Pulau Kedhalu yang terpencil telah dihuni oleh orang-orang yang memiliki kekuatan super zaman purbakala, bernama Pughaba
Kalimat di atas merupakan salah satu daya tarik yang membuat saya memasukkan buku ini dalam tas belanja. Tentunya disamping nama besar penulis serta embel-embel diskon 30%.
Siapa yang tak mengenal Tasaro, namanya di kancah perbukuan tak bisa dipandang sebelah mata. Tasaro sebenarnya akronim dari nama pemberian orang tua penulis produktif ini, TAufik SAptoto ROhadi. Belakangan ini ada bonus "GK" dibelakang namanya. GK merupakan singkatan dari Gunung Kidul.
Sejak bertemu dalam medan laga dengan Samitha, menyelusuri romantis kisah Galaksi Kinanthi (yang mendadak membuatku menjadi melo) serta mendapat siraman rohani pada Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan, nyaris tak sabar menunggu kiprah selanjutnya.
Di mataku, penulis yang satu ini bisa dianggap penuli serba bisa. Tengok saja 3 judul buku diatas, genrenya berbeda-beda. Belakangan Tasaro juga sudah merambah rana fantasi dengan meluncurkan Nibiru. Setiap buku mengusung unsur TASARO tanpa memandang genrenya. Aku terbuai dalam kisah cinta abadi ala Tasaro dalam Galaksi Kinanthi, menjadi pendekar tanggung yang selalu membela kebenaran ala Tasaro dalam Samitha dan memulai misi panjang menyelamatkan dunia ala Tasaro bersama Dacha kawan-kawan
Secara keseluruhan ceritanya menarik. Buku ini tidak hanya menyajikan kisah fantasi namun juga meramu banyak kisah. Ada kisah romantis antara Lemathi dan Thalkay yang sungguh mengharu biru. Memberikan pengajaran agar kita selalu setia dan menerima pasangan kita apa adanya. Ada sempilan pelajaran sejarah dan pengetahuan kesehatan yang disajikan dengan apik. Tentunya kisah petualangan dan jelajah alam fantasi yang mendominasi buku ini. Ada juga pelaran astronomi yang menjadi dasar kisah Nibiru. Dalam dunia astronomi, kehancuran bumi disebabkan adanya Nibiru
Tokoh utama Dhaca sempat membuat kedua alis saya bertemu. Kesan awal yang ditampilkan sungguh mengenaskan. Dhaka digambarkan merupakan sosok anak yang bengal, malas belajar, bertingkah seenaknya, egois, sok jagoan serta keras kepala. Namun seiring dengan waktu dan peristiwa yang dialaminya, tokoh Dhaka mengalami perubahan kepribadian menjadi lebih penyabar, rajin, sopan dan tak pantang menyerah.
Tokoh yang semula saya anggap sebagai penggembira, belakangan justru memainkan peranan penting. Belum lagi banyak kisah yang justru bertolak belakang dengan kesan awal yang saya tangkap karena disajikan secara samar-samar. Tasaro tahu sekali bagaimana menyajikan kejutan-kejutan dalam buku ini.
Menurut cerita yang saya dengar, saat launching buku ini banyak yang menanyakan kemungkinan Tasaro akan mendapat tudingan meniru tokoh dan cerita fantasi yang sudah beredar terlebih dahulu. Jawabanya sungguh MUANTAP! Sedikit penulis yang mau jujur mengenai sumber inspirasinya berasal dari kisah-kisah terdahulu, Biasanya mereka selalu ingin menjadi yang pertama, Tasaro dengan kebesaran jiwa mengakui ia terinspirasi banyak kisah.
Untuk saya pribadi, pengakuan ini sungguh membantu. Kelak jika ada cerita yang menurut saya mirip dengan kisah terdahulunya, saya tak perlu mengerutkan dahi. Saya bisa menerima kemiripan itu sebagai suatu bagian kreatfitas.
Sekedar usul, untuk bisa menikmati buku ini secara maksimal sebaiknya dibaca dan dipahami dulu halaman 685 dan seterusnya yang memuat mengenai sebagian kitab di Perpustakaan Istana Kedhalu.
Tidak hanya Tasaro yang memanjakan kita dengan kisahnya, kita juga akan dimanjakan dengan ilustrasi yang menawan. Sayangnya hanya dibuat dalam porsi kecil, diletakkan di awal bab. Andai dibuatkan ilustrasi lebih besar, misalnya setengah halaman, tentunya akan membawa nuansa segar bagi buku ini
Lucu juga jika Tasaro membuat kamus Bahasa Kedhalu. Tentunya seiring jumlah buku yang kian berkembang, maka Bahasa Kedhalu yang digunakan juga berkembang.
Saat membaca buku ini Jakarta sedang dilanda hujan untuk beberapa hari. Sehingga tak mungkin buku ini dibaca diperjalanan seperti yang biasa saya lakukan. Dampaknya dibutuhkan waktu lebih lama untuk menuntaskan buku yang ciamik ini. Semoga tak butuh waktu lama menunggu kisah selanjutnya
Duh... musti dilatih nih mantra pembeku air, bisa dicoba saat hujan nanti.
-----------------------------------
BONUS FANTASINDO:
Download Kamus Bahasa Kedhalu GRATIS
Format PDF
Sumber artikel resensi:
http://www.facebook.com/#!/note.php?note_id=10150112800077279
Penulis : Kathryn Lasky
Penerjemah : T. Dewi Wulansari
ISBN : 978602969872806
Halaman : 248
Penerbit : Kubika
Hidup memang kadang bersikap seakan tidak adil!
Saat Soren, jagoan cilik kita berhasil menemukan Eglantine adiknya, justru ryb kesayangannya hilang. Eglantine ditemukan tergeletak di tanah bersama dengan sejumlah anak burung hantu lainnya. Sebagian ada yang luka parah, sebagian lagi ada yang bersikap bingung dan mengoceh tidak karuan.
Seputar dengan peristiwa yang disebut Kejatuhan Besar, mereka ditemukan di lahan terbuka yang sebagian besar wilayahnya tidak memiliki pohon berlubang. Bagaimanakah anak-anak itu berada disana masih menjadi misteri, apalagi mengingat sebagai besar dari mereka tidak bisa terbang.
Entah sebuah kebetulan atau apa, namun faktanya semua burung hantu yang diselamatkan dari Kejatuhan Besar berasal dari jenis Burung Hantu Barn. Walau berbeda nama dan warna, semuanya memiliki persamaan wajah berbentuk hati, ciri mereka adalah anggota keluarga Tyto atau Burung Hantu Barn. Anehnya walau mereka bertingkah aneh dan mengoceh ngaur, mereka semua tertarik pada musik. Begitu mendengar Madame Plonk dan perkumpulan harpa beraksi, ocehan mereka berhenti.
Soren memang belum bisa menikmati kebersamaannya bersama Eglantine, adik kesayangannya. Masih banyak yang harus dilakukannya selain mencari ryb-nya. Untunglah Eglantine dan anak-anak burung hantu yang lain mulai kembali normal. Mereka membantu Saron dan para sahabatnya mencari ryb, serta memecahkan misteri segitiga iblis!
Dan.............. Soren mendapat kejutan yang sangat menakutkan!
Musuhnya adalah..........
Sudah........ baca sendiri saja, buku tipis ini penuh dengan kisah menawan.
Tidak butuh waktu lama untuk menuntaskannya.
Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.
The Barn Owl adalah burung hantu berkaki panjang dengan ekor pendek. Wajah dengan bentuk hati dan mata hitam memberikan burung ini penampilan aneh dan mengejutkan. Nama-nama umum seperti "Demon Owl", "Death Owl" atau "Ghost Owl" menunjukkan bahwa untuk waktu lama, di banyak tempat burung hantu sebagai burung pertanda jahat.
Burung hantu juga sering disebutkan dalam berbagai hikayat. Dalam mitologi Yunani kuno, Athena, Dewi Kebijaksanaan, begitu terkesan dengan mata besar dan penampilan burung hantu lalu menjadikannya burung favorit. Sebagai simbol dari Athena, burung hantu adalah pelindung, yang menyertai pasukan Yunani untuk perang, dan memberikan inspirasi hias untuk kehidupan sehari-hari. Jika burung hantu terbang di atas Tentara Yunani sebelum pertempuran, mereka mengartikan sebagai tanda kemenangan.
Di Roma , seekor bangkai burung hantu dipaku pada pintu rumah dianggap akan bisa menghindari semua kejahatan. Di China burung hantu dikaitkan dengan petir (karena mencerahkan malam) dan dengan drum (karena memecahkan keheningan). Menempatkan patung burung hantu di setiap sudut rumah melindunginya terhadap petir. Burung hantu adalah simbol Yang berlebihan (positif, maskulin, terang, energi aktif).
Indonesia terutama sekitar Manado masyarakat menyebutnya Burung Manguni. Setiap kali seseorang ingin melakukan perjalanan, mereka mendengarkan suara burung-burung hantu. Burung-burung hantu membuat dua suara yang berbeda, yang pertama berarti aman untuk pergi, dan yang kedua berarti lebih baik tinggal di rumah.
Burung hantu juga bisa diusir dengan cara yang unik. Di Transylvania petani menakut-nakuti Burung hantu dengan berjalan telanjang ke ladang. Burung hantu juga sudah merambah dunia ruang angkasa. Sebuah nebula, planet yang tidak teratur oleh para astronom dikenal sebagai Nebula Owl (lebih formal disebut M97 atau NGC3587)
Jika ingin lebih mengetahui dunia Burung hantu, silahkan intip http://id.wikipedia.org/wiki/Burung_hantu atau http://www.owlpages.com/
Buat beberapa orang sosok burung hantu bisa dianggap menakutkan, yang pasti sosok Soren tidak menakutkan buatku. Walau tergolong masih muda, ia terbukti cukup bertanggung jawab dan ulet. Ia juga terbukti bisa diandalkan. Setelah bergaul cukup lama dengan kawanan vampir, werewolf, peri, dan lainnya. Menikmati kisah seputar burung hantu kecil yang berjiwa besar ini sungguh menghibur. Kisah fantasi sungguh fleksibel, bisa berwujud binatang biasa ataupun makhluk aneh. Sangat cocok untuk bacaan keluarga.
Ssst..... gosipnya di halaman belakang buku ini bisa ditemuai aneka macam huruf yang membentuk sebuah kata tertentu. Huruf-huruf itu mulai bisa dikumpulklan sejak buku ini. Ada undian hadiah menawan bagi yang sukses membentuk kata yang dimaksud. Jadi penasaran nunggu buku selanjutnya...
gambar dari : http://www.owlpages.com/
Sumber artikel: http://www.facebook.com/home.php#!/notes/truly-rudiono/soren-segera-selamatkan-ezylryb/10150150890442279